Archive for the ‘Kuliah Di Luar Negri’ Category


Amerika Serikat sampai sekarang menjadi tujuan favorit untuk menempuh ilmu. Keberhasilan Amerika menjadi Negara Adidaya menjadi daya tarik tersendiri untuk mendalami bidang-bidang perkuliahan terutama yang berkaitan dengan bidang perekonomian, seni dan dunia perfilman. Selain itu, Amerika menjadi favorit karena disana terletak universitas-universitas terbaik di dunia seperti Havard, Princeton, Yale dsb.
Ada beberapa pilihan universitas di AS :

  1. State College/ University, merupakan universitas negeri yang didukung oleh pemerintah daerah/Negara bagian.
  2. Private College/University, adalah universitas swasta yang biasanya memiliki biaya pendidikan yang lebih tinggi
  3. Two-Year College, memberikan pendidikan tinggi selama 2 tahun. Lulusan ini masih harus melanjutkan ke universitas bila ingin mendapatkan gelar Bachelor
  4. Community College, menawarkan pendidikan 2 tahun yang diselenggarakan oleh pemerintah/masyarakat dalam suatu komunitas lokal. Banyak layanan khusus kepada mahasiswa seperti tutorial gratis atau pemawaran kelas sore. Selain itu mereka juga menawarkan program transfer, juga pilihan vocational (job-training) program.
  5. Professional School, menawarkan program pendidikan di bidang seni, music, bisnis dan lainnya. Gelar yang didapat adalah Bachelor
  6. Technical Institute, mengajarkan bidang seperti teknologi medis atau teknik industry. Sayang, gelar yang nantinya didapat tidak selalu sama dengan gelar college/university dan kredit pendidikan tidak diakui dalam program transfer.
  7. Institute of Technology, membutuhkan waktu sekitar 4 tahun masa belajar untuk bidang sains dan teknologi. Namun ada juga yang menawarkan program seperti community dan junior college yang masa belajarnya lebih pendek di bidang yang lebih mudah.
  8. Church-related School, merupakan college/universitas yang didirikan oleh lembaga keagamaan. Mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk menerima siswa dari latar belakang agama dan kepercayaan berbeda.

Siswa yang lulus SMU dapat segera memasuki College/University jika mereka diterima di universitas yang mereka inginkan. Tapi jika tidak, mereka dapat memasuki Junior College dan mengikuti program pendidikan 2 tahun sebelum nantinya melanjutkan ke universitas pilihan. Beberapa jurusan di college/universitas mengharuskan mahasiswa untuk menempuh Junior College sebelumnya untuk mendapatkan persiapan. Kebanyakan mahasiswa asing memasuki junior college sebagai persiapan untuk mengenal bahasa dan budaya. Gelar di Junior College adalah Assosiate Degree yang nantinya dapat diteruskan ke Universitas dan mengambil gelar Bachelor.

Untuk menempuh pendidikan di Amerika, kamu terlebih dahulu harus memiliki skor TOEFL minimal 600, dengan kemampuan kecakapan bicara. Syarat ini sangat mutlak, tidak bisa ditawar. Setelah itu kamu harus melalui tes GRE atau tes kemampuan akademik dengan skor rata-rata 600-700 dengan semua aspek : kuantitatif, verbal dan kemampuan analisis. Bagi beberapa universitas, tes ini merupakan syarat administrasi dimana mereka tetap meloloskan calon mahasiswa yang nilai tesnya standar, sebab menurut mereka pemilik skor GRE yang rendah bukan berarti tidak memiliki kemampuan akademik yang memadai. Namun ada juga universitas yang sangat kekeuh menerapkan standar GRE. Saat kamu mendaftar ke universitas di Amerika, satu yang harus kamu ingat bahwa kompetisi yang ada sangatlah tinggi. Ngga hanya bersaing dengan orang satu Negara, saat mendaftar jutaan calon mahasiswa dari berbagai Negara juga memperebutkan tempat di universitas tersebut, jadi bila mungkin lebih baik kamu mendaftar sekurang-kurangnya 5 universitas, dengan rangking paling top hingga menengah.

Biaya hidup di Amerika bervariasi tergantung di mana kamu menghabiskan masa studi. Biaya yang nantinya akan timbul ngga Cuma biaya hidup saja, melainkan akan sangat bervariasi. Yang pertama harus dipikirkan adalah biaya kuliah yang berbeda-beda tiap universitas. Kemudian buku dan alat tulis yang diperlukan untuk membeli textbook dan alat-alat tulis, biaya akomodasi untuk menyewa apartemen dan makanan sehari-hari, serta kebutuhan pribadi. Rata-rata besarnya biaya adalah US$ 25,000 per tahun. Pembayaran uang kuliah biasanya dilakukan pada awal semester, berikut biaya akomodasi dan biaya lain-lain. Mahasiswa asing disarankan untuk membayar asuransi kesehatan untuk menghindari mahalnya biaya kesehatan di AS. Rata-rata biaya asuransi adalah US $500 yang mencakup biaya ke dokter, obat, rawat inap, operasi, ambulan, Xray, Tes lab dan lain-lain, tapi tidak mencakup perawatan gigi dan pembelian kacamata.

Kalau kamu hobi chatting dan email-emailan, cobalah untuk berkorespondensi dengan salah satu professor yang mengajar bidang yang kamu minati di universitas tujuan kamu. Biasanya mereka sangat open membahas berbagai bidang terutama bidang studi yang mereka geluti. Berkorenspondensi dengan professor akan membuat kamu mendapatkan banyak informasi dan saran yang kamu butuhkan tentang budaya, tata cara dan lain-lain berkaitan dengan system pendidikan di universitas pilihan kamu. Selain itu, coba browsing atau cari grup-grup mahasiswa Indonesia di Amerika, yang dapat membantu kamu untuk mencarikan tempat tinggal, kerja part time atau membantu kehidupan sehari-hari kamu selama kamu di Amerika.


Pencarian Terpopuler:

belajar di luar negeri, syarat kuliah di amerika.

Tahun akademis di Australia dimulai pada akhir Februari dan berakhir di Bulan November. Cara pembelajarannya adalah dengan menghadiri kelas, tutorial, seminar atau melakukan penelitian mandiri di perpustakaan atau laboratorium.

Para mahasiswa diharapkan aktif, dan bukannya pasif seperti yang terjadi di universitas-universitas di Indonesia. Untuk kamu yang ingin belajar di Australia, tetapkan pilihan studi kamu pada bidang yang benar-benar kamu minati yang nantinya dapat mendukung karir dan tujuan hidup kamu.

Kemudian carilah universitas mana yang menawarkan bidang studi kamu yang berlokasi di daerah yang kamu suka, entah itu di kota atau di daerah pinggiran. Cari tahu persyaratan masuknya dan segeralah melamar.

Jenis-jenis universitas di Australia terbagi menjadi :

  1. University, menyediakan program dengan level studi Bachelor Degree, Graduate Certificate, Graduate Diploma, Master Degree, Doctorate (PhD)
  2. TAFE/Politechnic, menawarkan kursus singkat di berbagai bidang. Level yang ditawarkan adalah certificate, diploma, dan advance diploma levels. Mereka juga menawarkan transfer kredit ke universitas tujuan untuk mendapatkan Bachelor degree.
  3. Private and specialist Colleges, menawarkan kursus, diploma dan advanced diploma yang didesain untuk mempertajam keahlian dalam bekerja. Kursus tersebut berlangsung antara 10 minggu hingga 3 tahun.

Pencarian Terpopuler:

kurikulum australia.

Biaya pendidikan masing-masing jurusan berbeda-beda. Untuk jurusan yang banyak menghabiskan waktu belajar di kelas (Hukum, Seni, Ekonomi, dll) biaya pendidikannya sekitar A$ 10,000 – 13,000 per semester, sedangkan untuk bidang studi yang banyak menghabiskan waktu di laboratorium biasanya menghabiskan sekitar A$ 12,000-27,000 per semester.

Sedangkan untuk biaya hidup tidaklah semahal seperti di Amerika atau di Inggris. Di Australia, sebulan rata-rata hanya menghabiskan A$ 1200-1500 untuk akomodasi, makan dan kebutuhan sehari-hari. Enaknya, pemerintah Australia mengizinkan para mahasiswanya untuk bekerja mendapatkan uang tambahan selama 20 jam perminggu selama semester, dan full time job selama masa liburan. Beberapa universitas bahkan membantu mahasiswanya untuk mendapatkan pekerjaan.

Untuk mendapatkan visa pelajar kamu harus menunjukkan :

  1. Letter of Confirmation of Enrolment (surat penerimaan) dari universitas tujuan kamu,
  2. Letter of Offer dari Universitas (surat pemberitahuan),
  3. Tanda terima pembayaran uang kuliah,
  4. Paspor yang masih valid masa berlakunya, Medical Report,
  5. Bukti pembayaran Overseas Student Health Cover (OSHC – Asuransi kesehatan).
  6. Bila kamu menggunakan agen pendidikan, maka pastikan bahwa mereka membantu kamu untuk mengurus semua hal yang dibutuhkan untuk mengurus visa pelajar kamu.

Pencarian Terpopuler:

kuliah di australia, biaya kuliah di australia, belajar di australia, biaya kuliah australia, kuliah australia, syarat kuliah di australia, biaya sekolah di australia, persyaratan kuliah di australia, sekolah di australia biaya sekolah, studi di australia.

Kuliah di luar negeri merupakan salah satu pilihan studi bagi para lulusan SMU sekarang. Yang dicari apalagi kalau bukan kualitas pendidikan yangKuliah di Luar Negeri lebih baik yang dapat menjamin masa depan pelajar itu nantinya.

Bagi kamu yang memiliki orang tua dengan tabungan dana pendidikan berlebih, kuliah ke luar negeri itu bisa ide bagus. Selain ditempa dengan pendidikan berkualitas prima, kamu juga akan belajar mandiri dan menyesuaikan diri untuk beradaptasi dengan lingkungan yang benar-benar baru.

Kuliah ke Luar negeri identik dengan mahal, terutama di Negara-negara favorit tujuan studi seperti Amerika Serikat dan Inggris biaya kuliah untuk mahasiswa Asia Pasifik bisa mencapai Rp. 2 Milyar hingga lulus program Undergraduate atau S1. Jika ortu kamu ngga kaya-kaya banget, mendingan jangan maksa sekolah di luar negeri, toh universitas dalam negeri ngga kalah kualitasnya. Sebelum kamu mendaftar ke universitas di luar negeri, ada baiknya kamu melihat tips-tips belajar ke luar negeri berikut :

  1. Pastikan paling tidak kamu menguasai bahasa inggris atau bahasa pengantar di universitas tempat kamu mendaftar. Jika tidak, maka akan sia-sialah segala pengorbanan orang tua kamu yang telah mengeluarkan banyak uang untuk studi kamu. Pelajari standar kemampuan berbahasa asing, dan jika kamu belum mencapai standar tersebut mungkin keinginan kamu untuk belajar di luar negeri harus ditunda. Biasanya untuk belajar ke luar negeri kamu harus punya standar IELTS dan TOEFL tertentu. Kursus memperoleh nilai IELTS dan TOEFL tersedia di mana-mana, atau coba hubungi universitas tempat kamu mendaftar, mungkin mereka menunjuk institusi tertentu untuk mengadakan tes IELTS dan TOEFL untuk calon pendaftar.

  2. Tentukan Negara tujuan dengan faktor pendukung seperti biaya kuliah, biaya hidup, budaya, jarak dan lain-lain

  3. Tentukan universitas pilihan kamu yang menyediakan program studi sesuai minat dan bakat kamu, kemampuan akademis serta lama studi. Coba hubungi lembaga pendidikan lewat kontak mereka entah itu email, telepon, website atau lewat jasa konsultan untuk mendapatkan informasi yang lebih jauh terutama mengenai persyaratan masuknya. Periksa pula apakah gelar yang akan kamu peroleh nantinya dapat diakui di Indonesia dan di Negara lain atau tidak, serta apakah kredit yang akan kamu peroleh dapat diakui jika nantinya kamu ingin transfer ke universitas lainnya.

  4. Penuhi syarat-syarat yang dibutuhkan misalnya melengkapi syarat-syarat pendaftar, pengesahan dokumen dan terjemahannya dalam bahasa inggris, permohonan visa pelajar, pembuatan paspor, pengurusan transportasi, dan pembayaran uang sekolah dan biaya lainnya.

  5. Siapkan mental. Di luar negeri itu sangat beda dengan di Negara kita, apalagi nanti disana kamu sendirian. Selain harus beradaptasi dengan cuaca dan budaya yang benar-benar berbeda, kamu juga harus menyiapkan diri kamu untuk belajar dengan keras. Ingat di luar negeri ngga bisa nyontek seperti di Indo lho!

  6. Salah satu hal yang penting juga adalah penyediaan dana. Jika kamu tidak dibiayai orang tua, maka dana dari sponsor sangat kamu butuhkan. Sponsor disini bisa jadi pihak pemberi beasiswa, atau mungkin instansi tempat kamu bekerja atau universitas kamu yang sudah menunjuk kamu untuk lebih mengembangkan diri dengan menuntut ilmu di luar negeri. Sponsor inilah yang akan membiayai kamu entah itu biaya untuk uang kuliah saja atau juga termasuk biaya hidup, tiket dan juga biaya lain-lain.

  7. Kesehatan kamu harus prima terutama saat kamu akan bertolak ke Negara tujuan. Rata-rata Negara tujuan akan menolak untuk memberi visa jika kamu memiliki kondisi fisik yang ringkih, sebab cuaca di Negara tujuan sangat berbeda dan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan kamu.

  8. Kamu harus bebas dari perkara kriminal, karena tidak ada Negara yang mau menerima kriminal masuk ke negaranya.


Pencarian Terpopuler:

mengapa tidak orang tua kamu yang sponsor kamu kuliah di luar negeri?.