Archive for the ‘Hobby dan Pergaulan’ Category


Pakar teknologi informasi, Dr. Linda M. Gallant, Asisten Profesor dari Emerson College Boston, memberikan penjelasan bahwa situs internet umumnya menyajikan informasi dan pra penjelajahnya hanya menerima apa adanya. Namun tidak demikian di facebook. Hasrat penjelajah untuk berpastisipasi benar-benar bisa terealisasi saat mengunjungi facebook atau social site lain. “Facebook, memenuhi hasrat pertisipasi itu,” kata Dr. Linda. Pendapat dr. Linda ini juga makin menegaskan tentang perbedaan antara social dan personal site di atas.

Selain itu, penyaluran hasrat inilah inti naluri wiraswasta Zuckerberg yang mampu menjadikan sitenya jadi rebutan pengunjung dan pengiklan. Facebook bahkan mampu menyaingi My Space, site jaringan sosial terbesar pertama di dunia. Dan jika dibandingkan dengan friendster, facebook jelas mampu menggasaknya dengan mudah. Beberapa pengguna yang membandingkan facebook dengan frienster banyak yang mengatakan facebook lebih clean dari spam dan narsisinya pun masih dalam koridor etik yang diterima diseluruh dunia.
socialsites
Kelebihan-kelebihan inlah yang membuat site Techcrunch berani memberikan predikat facebook tidak lagi nomor dua di bawah my space, namun sudah nomor satu. Situs Mashable (The Sociual Media Gide) bahkan menyatakan desingn facebook lebih enak dilihat dan dijelajahi serta menawarkan hal-hal yang lebih riil. Sebagai contoh, facebook menawarkan orang lain yang kira-kira Anda kenal untuk di-add (ditambahkan) jadi teman.

My Space maupun friendster sebenarnya juga menyajikan menu ini namun juga menyajikan teman dari antah berantah yang bisa menjejali profil pengguna hingga seringkali dikeluhkan. Apa pun latar belakang kemajuan facebook, Zuckerberg sudah mampu membyat site yang sudah digunakan sekitas seratus juta orang diseantero bumi ini menjadi media komunikasi para karyawan Toyota, Ernst & Young dan perusahaan kaliber internasional lainnya.

Predikat inilah juga yang menyejajarkan Zuckerberg untuk tampil bersama Chad Hurley (YouTube), Craig Mundie (Microsoft), Shananu Narayen (Adobe), Hamid Akhvan (T-Mobile) serta Eric Clemmons (Wahrton) dalam sesi diskusi bertajuk “pengalaman Digital Mendatang” pada forum ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Selain alsan yang terungkap di atas, poin menarik lain yang diberikan facebook adalah bawha lebi dari 100 juta orang secara aktif menggunakan aplikasi bergerak pada facebook. iPhone Facebook saja telah memiliki 5 juta pengguna aktif bulanan dan Blackberry untuk facebook memiliki 3.25 juta pengguna aktif bulanan.  dan segera melesah bak roket ketika diluncurkan kepada para siswa di AS yang lalu menyebar dari mulut ke telinga secara masif hingga keuniversitas dan akhirnya dunia.

Zuckerberg dan timnya pun kemudian pindakh ke Palo Alto, california, dan mulaiu merangkul investor, seperti pendiri PayPal, Peter Thiel, dan pendiri Napster, Sean Parker. Pada Agustus 2005 Zuckerberg juga secara r4esmi menamakan perusahaannya itu dengan nama Facebook dan setelah menmgumpulkan modal sebanyak 12.7 juta dollar AS, dia mengembangkan perusahaan ke level berikutnya. Site ini secara konsiten dan bertahap terus memperluas jaringan. Saat ini, facebook menjadi site urutan ke 4 yang paling sering dikunjungi didunia.

Kesuksesan besar Zuckerberg ternyata juga tidak steril dari anggapan buruk masyarakay. Zuckerberg dengan facebooknya pernah dituduh pencuri ide ConnctU. Namun sayang, gugatan itu berhasil ditepis di depan pengadilan. Dalam sidang Zuckerberg, dia membuat kehebohan karena dianggap telah “menjual” data-data pribadi pemilik akun tanpa menghargai privasi. Keberhasilan menepis Kontroversi itu akhirya menarik peminang raksasa duania teknolohi informasi untuk membeli facebook dengan harga selangit.

Setelah menlah Yahoo yang menawar harga satu milyar dolar AS, pada tahun 2007 akhirnya Microsoft berhasil membeli 1.6 persen saham facebook dengan harga 240 juta dolar AS. Kini nilai ekonomi facebook ditaksir telah mencapai nilai 15 miliar dolar AS. Tak pelak, Zuckerberg, Yahudi totok yang lahir dari keluarga dokter kaya ini didekalarasikan majalah Forbes sebagai miliuner “self made” termuda di planet ini dengan 20 persen saham facebook senilai 3 miliar dolar AS di tangan.


Pencarian Terpopuler:

ramai.

Saat Wajah Kita Ada Di Facebook

Friendster dan kini facebook, adalah dua jejaring sosial (socialsite) yang kini sedang menggurita di jagat maya. Kedua site ini-dan mungkin yang serupa, tak sekadar berfungsi untuk memajang wajah dan data-data personal si pengguna social site saja, melainkan ternyata ampuh untuk menemukan kembali teman, sahabat, keluarga, pacar atau bahkan juga hewan periharaan yang hilang atau lama tidak nongol.

Intinya, baik friendster maupun facebook sama-sama bisa mengikatkan dua pribadi atau lebih untuk kembali berhubungan tanpa harus bertemu secara fisik. “Menyambung tali silaturahmil”, begitu setidaknya kata Pak Ustadz.

Social site? What is this? Social site sebenarnya sama dengan site atau web lain. Perbedaan yang signifikan antara sosial site dengan site lain adalah sifatnya yang terbuka bagi siapa pun, selain itu ya… seperti yang sudah sedikit diuraikan di atas tadi, social site Bisa menghubungkan manusia satu dengan yang lain tanpa harus bertatap muka secara fisik.

facebooklogoDari segi bahasa, kita dapat melihat arti kata social side dalam kamus. Kita dapat menengok kata social pada social site. Jika ada social, maka lawannya adalah personal.

Jadi jika selama ini banyak yang sudah menikmati site personal, contohnya site atau webnya para artis, band, korporat, maupun institusi yang mungkin terbatas diadministorkan pemilik site, maka di social site macam facebook dan friendster, pengguna bisa leluasa untuk mengedit isi/content apa saja yang mau ditampilkan. Dan asyiknya lagi, editan itu bebas, “Terserah  loe mau nampilin sosok loe kayak apa. Mau narsis boleh, gila kalo mau juga kagak ape-ape, culun sah, manis kagak ada yang ngelarang, PD, DP atau apapun terserah yang penting jangan sampai memancaing kekisruhan dan sebaiknya bertanggung jawab sama isi/content/profil loe yang nongol di social site..”

Apa sebabnya? Yaa… gampangnya, jika kita mau kenalan atau mau dikenal maka kita harus menampilkan kesan yang baik, selain itu akan lebih baik lagi jiuka kita bisa mengungkapkan ciri khas yang baik dihadapan orang yang mau kita ajak kenalan. Yup, prinsip itu juga ada kalau kita mau jadi pengguna social site. Istilahnya, itu adalah kode etikanya. Selain sifat administratornya yang bisa diedit sama pengguna.

Perbedaan social dan personal site juga bisa dilihat masih dari akronim kata social dan personal. Apa itu? Kalau yang social maknanya bisa juga gabungan dari personal-personal. Maka dari itu social site itu bisa juga diatikan sebuah site yang tidak bisa digunakan jika penggunanya cuma satu person saja. Karena itulah “loe kudu cari temen sebanyak-banyaknya atau bisa jadi loe yang lagi dicari oleh seseorang nan jauh di sana..” Gitu deh…

Enough about the substance of social site. Social site kini sudah berhasil menghubungkan lebih dari sarusan juta orang di dunia maya. Kemudahannya untuk bisa bertemu dan berhubungan dengan orang bahkan sampai menarik Presiden AS Barack Obama untuk menjadikan social site jenis Facebook.com sebagai ajang bagi dirinya untuk berkampanye. “Luar Binasa kan hasilnya…!” dan orang Menteng ini pun akhirnya jadi Presiden kedua Afro-Amerika AS setelah Abraham Lincoln dan dia disambut dengan gegap gempita serta elu-eluan dari seluruh dunia.

Jadi seandaianya saja para celeg yang sekarang banyak nampang dijalan-jalan itu agak sedikit “pinter”, seharusnya dan memang harus bisa memanfaatkan jejeraing social macam friendster dan facebook. Selain lebih irit, cerdas dan bisa dikonfrontasi dengan calon pemilih, cara ini juga bisa membantu menjaga kebersihan kota dan jalan. “Lah dari pada masang sepanduk semau gue di jalan..uda gambarnya kagak ada yang cakep, narsisinya juga, uda kelewatan akut..belum lagi mudaratnya yang bikin tata kota tambah amburadul.

Sudah tata kotanya amburadul, ditambah spanduk caleg itu, amburadulnya jadi dua atau lebih..ahh kayak konsep personal-personal tadi aja..hehehehe..tapi emang benar!!!” Nah, lebih spesifik lagi tentang Face Book, ini adalah sejarahnya.