Remaja bukan melulu berarti masalah. Tidak semua remaja menghabiskan waktunya dengan sibuk jalan-jalan dan bersenang-senang dengan teman-teman sebayanya. Banyak pula remaja masa kini yang sadar akan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Biasanya hal ini terjadi karena faktor lingkungan yang mendukung perkembangan si remaja itu sendiri. Bilamana keluarga dan terutama orang tua sudah menyadari minat dan potensi sang anak semenjak kanak-kanak, maka dengan arahan yang tepat, prestasi pun dapat diraih diusia belia dan remaja.Sebut saja nama penyanyi tenar saat ini, Gita Gutawa.

Terlahir dari keluarga dengan musik yang kental, keluarga komposer terkenal Erwin Gutawa. Gita mulai mendalami musik semenjak dibangku sekolah dasar di kelas dua. Pada tahun 2005 mulailah karirnya sebagai penyanyi dilirik orang banyak saat ia bersama ADA Band berduet menyayikan lagu Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)” – Album: Heaven Of Love (2005)

Contoh lain sebut saja penyanyi dan pemain sinetron berbakat Agnes Monica. Mulai meninggalkan status penyayi ciliknya dengan membintangi sinetron remaja Pernikanan Dini sekitar tahun 2001, si cantik ini mulai mendulang sukses. Berkat kesuksesannya ini Agnes naik daun dan menjadi salah satu artis yang diperhitungkan dan telah memenangkan berbagai penghargaan berkat aktingnya.

Dengan suksesnya di sinetron, Agnes yang mantan penyanyi cilik ini juga sering mengisi soundtrack sinetronnya dan akhirnya merilis album dewasa pertamanya “And the story goes….” Albumnya sukses dan melambungkan namanya dalam kancah industri hiburan Indonesia.
Remaja, bila terarah dengan tepat dan mampu menggali potensi yang terdalam, maka tak diragukan lagi mereka akan sanggup meraih dunia. Masih muda dan waktu masih panjang. Banyak yang bisa diraih dan dicapai.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.