Archive for October, 2010


Mengapa ada istilah cinta monyet? Apa ada hubungannya dengan monyet? Tidak ada yang mengetahui asal-muasal istilah ini. Tidak ada kamus yang mengaitkannya dengan binatang monyet.

Orang hanya memberi penafsiran sendiri istilah ini, seperti halnya cinlok atau cinta lokasi, clbk atau cinta lama bersemi kembali. Istilah-istilah tersebut nge-tren begitu saja tanpa ada yang mengetahui siapa pembuatnya.

Istilah cinta monyet ada karena menganalogikan gaya pacaran seseorang ala pacarannya monyet/ Cinta anak abg. Mereka tidak pernah terikat pada komitmen untuk menjaga keutuhan cinta. Apalagi berpikir hingga ke jenjang pernikahan.  Semua dijalani secara instant. Asal senang, asal mau sama mau, asal tidak merugikan orang lain.  Jatuh cinta yang hanya berlandaskan hawa nafsu tanpa banyak melibatkan sisi rasional.

Pelaku cinta monyet sebenarnya bisa dari berbagai kalangan. Baik usia, strata sosial hingga status. Mengikuti analogi tadi, semua orang memeng berpotensi menjalin cinta model ini ketika sudah melepas akal sehatnya.  Apalagi di era canggih seperti sekarang ini. Membangun partnership bisa dilakukan kapan saja dan dengan siapa saja.  Teknologi HP dan internet menjadi salah satu faktor bermunculannya kasus-kasus dimana cinta tidak lagi menjadi sesuatu yang agung sifatnya.

Bagaimana menyiasati agar tidak terjebak pada cinta monyet? Berikut tips untuk Anda :

  1. Sadari sejak awal bahwa cinta membutuhkan kematangan pribadi. Jangan pernah mencoba “cinta” jika belum merasa menjnadi pribadi yang matang. Bagaimana menakar diri apakah kita tergolong pribadi yang matang atau belum? Caranya sangat mudah, Coba tanyakan pada diri sendiri apa tugas terbesar dalam hidup Anda? Lantas apakah Anda sudah merasa bertanggung jawab dengan tugas itu? Jika sudah, maka Anda bisa disebut pribadi yang matur alias matang.
  2. Berani berkomitmen pada cinta. Komitmen akan membuat seseorang terikat dengan tanggung jawab. Komitmen juga menjadi penghubung jembatan masa depan yang lebih terarah. Ketiadaan komitmen bisa mengaburkan seseorang pada tujuan hidup.
  3. Yakini bahwa segala sesuatu yang berangkat dari niat ‘main-main’ tidak akan membawa pengaruh positif sedikit pun dalam kehidupan Anda.
  4. Menghargai cinta berarti Anda menghargai perasaan anak manusia. Tidak satu pun anak manusia yang mau dipermainkan perasaannya. Inilah alasan mengapa cinta monyet dalam realitasnya lebih banyak membawa banyak masalah.

Bagaimana mendeteksi apakah pasangan yang kita miliki sekarang bukan penganut aliran cinta monyet? Berikut beberapa cara yang bisa Anda amati:

  1. Seberapa tingkat kematangan pribadi pasangan Anda. Amati dari pembicaraan yang pernah Anda lakukan. Atau, saat anda berdua menghadapi masalah. Ini saat yang tepat untuk menguji seberapa dewasa pasangan anda.
  2. Bedakan antara seseorang yang bisa bersikap romantis dengan sekedar nge-gombal. Romantis ada unsur ketulusan. Ada perbuatan lain yang mengikuti setiap sikapnya yang manis. Perbuatan inilah yang menguatkan penilaian anda, apakah pasangan Anda bersungguh-sungguh atau sekedar main-main.
  3. Kenyataannya banyak pasangan yang mengikrarkan cinta hanya sekedar main-main. Gaya hidup permisifme membuat orang berganti pasangan dengan mudah. Nah, amati dengan baik bagaimana perilaku pasangan anda. Apakah ia sering berganti pasangan? Jika iya, maka Anda perlu mewaspadai jika Anda benar-benar ingin menjadi pelabuhan terakhir dari orang yang Anda sayangi.

Nah, jika tidak ingin membangun komitmen cinta dengan seseorang, maka bangunlah hubungan pertemanan saja. Dengan demikian, tidak akan ada hati yang terluka dan menjadi korban dari cinta monyet.  Khusus mereka yang tak mau disebut cinta monyet. Alasanya karena mereka menganggap bahwa perasaan jatuh cinta yang dialaminya sangatlah dalam. Cie..cie.. seru nih. Ya, begitulah kalau sudah dilanda cinta. Semuanya indah.

Hmm… bagaimana ya pendapat Sahabat Global dengan istilah cinta monyet? Setuju nggak kalau kisah cintanya disebut cinta monyet?

“Aku dan dia sama-sama suka, tapi kami masih sama-sama takut ngungkapinnya. Kalau ketemu paling cuma saling tatap mata. Mungkin apa yang kurasain dan kualami sekarang ini bisa disebut cinta monyet ya,” ujar Syifa Mennik Thenika, siswa SMP Negeri di Medan.Itu sih baru pendapat dari Nitha. Pendapat yang lain gimana ya?

Rasanya Cinta Cintaan
Berhubung aku masih SMP jadi nggak masalah deh kalo ada yang bilang cinta ini cinta monyet. Aku memang lagi menjalin hubungan dengan teman satu sekolah. Tapi, semuanya biasa aja. Kami sering jalan sewaktu dia pulang les. Itupun hanya beberapa menit dan terkadang kami ngebahas masalah pelajaran sekolah.
Gunawan Atma Negara – Siswa SMP Negeri Medan

Cinta Pertama
Biasanya sih cinta monyet itu perasaan cinta yang cepat datang cepat juga perginya. Cinta monyet pernah aku alami waktu masih sekolah dulu. Ya, kalo sekarang sih bukan cinta monyet lagi namanya. Tapi udah cinta mati. Kalau cinta monyet lagi bahaya dong. Cinta monyet itu cintanya anak sekolah. He…he…he…
Ferdinan – Mahasiswa

Masih Wajar
Cinta monyet itu mungkin sama seperti yang lagi ku alami sekarang. Sering ada getaran-getaran gitu waktu ketemu dia. Kadang kalau lagi inget dia, sering senyum-senyum sendiri. Tapi tetap masih dalam batas sewajarnya. Setuju aja sih kalau itu dibilang cinta monyet. He…he…he…
Syifa Mennik Thenika – Siswa SMP Negeri Medan

Anget-angetan
Cimon alias cinta monyet itu bisa dikategorikan sebagai cinta yang anget-angetan. Sifatnya sementara saja. Pada awalnya terasa menggebu-gebu. Setelah lama berhubungan rasa itu mulai dingin deh. Perasaan kayak gitu pernah kualami semasa SMP dulu. Namanya juga masih kecil kali ya. Belum mengerti yang sesungguhnya. Tapi itu pengalaman yang seru lho.
Juwita – Mahasiswi Unika St Thomas Medan

Karena Nggak Terlalu Serius
Kayaknya sih wajar aja kalo pengalaman cintaku dibilang cinta monyet. Karena memang aku nggak terlalu serius menanggapinya. Ya, jalani aja kayak berteman biasa. Nggak ada perasaan yang terlalu mendalam.
Namanya juga masih sekolah. Mungkin suatu saat nanti kalau udah lulus sekolah baru deh bakal aku rasain cinta yang sesungguhnya. Hmm… dengan siapa Tasya, dengan yang sekarang atau…???
Namun beberapa kumpulan artikel tips cinta mengatakan hal lain : Pada era 70 an ketika acara televisi dan bioskop mulai menjadi fenomena dunia. Orang tua dan guru menganggap remaja zaman itu nggak ngerti arti Cinta.

Karena mereka menganggap anak-anak sekolahan itu hanya terpengaruh acara TV bertema cinta atau film cinta yang diputar di bioskop-bioskop. Dan secara sepihak mendeskribsikan bahwa gaya berpacaran anak sekolahan itu serba tanggung dan malu.Seperti monyet yang selalu malu-malu.
Sampai istilah cinta monyet ini tetap ngetren sampai ke masa depan.
Tidak peduli tentang tips cinta, seks bebas atau bahkan dunia. Yang penting hanya jatuh cinta dan menikmati rayuan gombal yang terucap.

Tipe cinta seperti ini berakhir bukan kaena maut memisahkan. Tapi lebih karena udah beda sekolah aja :D atau karena sudah menemukan pria idaman lain maupun wanita yang lebih cantik.
Walaupun semua itu akhirnya hanya menjadi kenangan. Menjadi buih-buih kecil yang terlupakan oleh waktu. Hanya menjadi tips cinta dari seorang guru supaya muridnya tidak hanya jatuh cinta tapi lebih memperhatikan pendidikannya saja.
Karena satu-satunya cinta abadi di dunia hanya milik ibu kepada anaknya.
WOW! penuh artikel ini penuh inspirasi dan terlalu banyak nasihat cinta bukan !?


Pencarian Terpopuler:

arti cinta monyet, cinta monyet, definisi cinta monyet, artikel cinta monyet, cinta monyet remaja, cinta monyet anak smp, menghadapi anak dilanda cinta monyet.

Aku bingung dengan yang ku rasa kan saat ini, hati ku bimbang tuk menentukan pilihan antara pacar sama mantan pacar ku. Mereka merupakan dua sosok yang sangat berbeda,yang saling mengisi. Apa yang ku dapat kan dari pacar ku, ga aku dapat kan dari mantan pacar ku. Apa yang ku dapat kan dar mantan pacar ku, ku dapat kan dari pacar ku.Mereka bener-bener bikin aku pusing. tapi aku ga boleh kayak begini terus aku harus memilih salah satu di antara mereka. Kau atau mantan pacar ku…??

Kau, pacar ku yang sudah menemani ku, suka duka pun sudah kita bagi bersama-sama. Kita pun sudah berencana untuk ke tahap yang lebih serius. Tapi aku malah jadi bimbang, karena mantan pacarku, boleh di bilang dia mantan terindah dalam hidup ku datang lagi. Selama 5 tahun aku ga dapet kabar berita dari dia dan sekarang dia muncul begitu saja. Dengan yakin nya dia bilang kalau dia mau menunggu aku sampai kapan pun. Jujur, bagiku dia adalah cinta pertama ku, dia mantan terindah yang pernah kumiliki.Walaupun dia mantan pacar ku, tapi perhatian yang dia kasihkan aku melebihi perhatian dari seorang mantan pacar yang masih berharap untuk bisa melanjutkan hubungan yang sempat terputus.

Kadang terlintas di benak ku untuk menjalin hubungan lagi sama mantan ku, alias Cinta Lama Bersemi Kembali..Paling tidak aku sama mantan pacar ku sudah saling mengenal, jadi kita cuma melanjutkan yang sudah pernah terputus..Tapi rasanya itu juga ga mungkin, karena akan ada hati yang terluka dengan sikap ku ini nantinya…

Huft… Pusing..CLBK apa ga ya..?

Tapi aku juga ga boleh egois, bisa jadi juga ini cobaan kesetiaan ku sama pacar ku..Aku sama pacar ku juga dah sering banget putus nyambung gara-gara hal yang sepele doang, bahkan aku sama pacar ku hampir setiap saat putus nyambung gitu..Bagai mana pun kau mantan pacar ku, mantan terindah dalam hidup ku, jadi kuharap jauh kan dari pikiran mu untuk CLBK sama aku, karena aku sudah mencintai dan menyayangi pacar ku…

Maaf kan aku duhai sang mantan….


Pencarian Terpopuler:

ARTI DILEMA CINTA, Arti Dilema, cinta segitiga, astria dilema cinta segitiga, pengertian dilema cinta, apa arti dari cinta tiga segi, makna arti dilema cinta, makna dilema cinta, pengertian cinta 3 segi.

Cinta merupakan perasaan yang selalu ada dalam pribadi manusia dan mencintai seseorang sungguh indah rasanya, walaupun terkadang orang yang kita cintai belum tentu mencintai kita. Namun, bersyukurlah karena kita pernah merasakan apa itu cinta. Karena cinta tidak pernah mengenal akhir dan tidak pernah mengenal kesedihan.

Jika kita mencintai seseorang, cintailah dia karena kemampuannya untuk membuatmu tersenyum dan janganlah pernah melihat orang itu dari fisiknya saja karena terkadang fisik seseorang berbeda dengan hatinya.

Disaat kita mencintai seseorang janganlah pernah mengharapkan balasan cinta darinya namun biarkanlah dan tunggulah sampai cinta yang engkau berikan berkembang dihatinya dan walaupun cinta dari hatinya belum timbul, bahagialah karena cinta sudah tumbuh dihatimu.

Dan ketika orang itu telah menerima cinta mu, jagalah perasaan cinta itu sebaik mungkin, berikanlah kesetiaan, pengertian, ketulusan serta pengorbanan untuk orang yang kita cintai sehingga hubungan cinta kita bertahan lama.

Namun apabila hubungan yang telah kita jalin tiba-tiba harus berakhir, janganlah kita pernah bersedih karena sesungguhnya cinta sejati itu ialah ketika dia mencintai orang lain dan kamu masih mampu tersenyum dan mampu mengatakan aku bahagia jika kamu bahagia. Dan jangan pernah mengatakan kata perpisahan apabila kamu masih ingin mencoba mendapatkannya, jangan pernah mengatakan kalau kamu tidak mencintainya lagi apabila kamu tidak ingin dan tidak mampu melupakannya. Mengalahlah demi cinta karena cinta itu tidak harus memiliki.

Namun jika kamu sangat sayang dengan mantan mu dan ingin mendapatkan cintanya kembali, berusahalah, akan tetapi jangan pernah memaksa dan menyakiti perasaan orang lain. Ada hal yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan cintamu kembali yaitu berikan dia waktu untuk bisa menyingkirkan perasaan buruk tentang dirimu. Janganlah pernah kamu menangisi keadaanmu, namun pergunakan waktu untuk memperbaiki sikap dan sifat dirimu, bersenang-senanglah dengan teman-temanmu dan pastikan kalau kamu benar-benar terlihat baik dan ceria sama seperti kamu pertama kali bertemu mantanmu.

Bahagialah karena cinta, sebab cinta merupakan anugerah Tuhan yang terindah.

Kesamaan Pandangan Akan Membuahkan Hubungan Yang Abadi
Apa yang menjadi tolok ukur keberhasilan suatu hubungan ? Banyak yang menyebutkan faktor-faktor seperti dedikasi yang tinggi, loyalitas yang tinggi, kerelaan berkorban dan lain-lain sebagainya. Padahal bisa jadi keberhasilan hubungan tersebut bisa diraih, karena adanya kerjasama kedua individu tersebut, yang memiliki kesamaan cara dalam mencapai tujuan. Dan tentunya juga berdasarkan pemilihan mitra yang tepat sesuai dengan paham atau pandangan kita.

Banyak pendapat mengatakan, bahwa dua orang individu yang memiliki sifat, pola pikir maupun pandangan yang berbeda satu sama lainnya, justru akan semakin menyatu karena perbedaan tersebut, dengan alasan akan saling mengisi satu sama lain. Tapi apakah ini 100% benar?

Kita tahu bahwa di dunia ini banyak terdapat zat atau hal-hal yang bertentangan satu sama lainnya, karena memang tidak bisa dipersatukan, seperti air dengan api, air dengan minyak, baik dengan buruk, dan lain-lain sebagainya. Maka, suatu kesimpulan yang universal bisa kita tarik/ambil, yaitu zat atau hal-hal yang tidak memiliki kesamaan sifat, akan sulit atau tidak bisa dipersatukan. Pemaksaan terhadapnya hanya akan menghasilkan kesia-siaan belaka.

Dari beberapa contoh hal yang bertentangan diatas, kita bisa menganalogikan hubungan yang baik itu harus timbul dari dua individu yang memiliki kadar pandangan yang sama, bukan dari dua individu yang berbeda cara pandang. Kesamaan pandangan antar dua individu tersebut akan menciptakan dukungan satu sama lainnya guna tercapainya tujuan yang telah diatur secara bersama-sama.

Banyak pertengkaran atau ketidak-harmonisan muncul dikarenakan kedua individu tersebut berbeda pola pikir satu sama lain, sehingga ibarat air dengan minyak, sulit dipersatukan satu sama lainnya. Oleh karena itu, kita yang belum menjalani suatu hubungan yang serius, tetap perlu mengetahui hal-hal ini ini lebih awal, agar diri kita tidak terjebak dalam suatu hubungan yang nantinya tidak ada hasilnya. Dan juga marilah kita tidak dibutakan oleh kenyamanan sesaat yang sifatnya sementara.
Kita haruslah menekankan di dalam hati sanubari bahwa suatu hari dengan pemilihan mitra yang tepat, hubungan yang baik akan terjalin dan menjadi langgeng.