Belajar Di Luar Negri

on February 27, 2010 in Kuliah Di Luar Negri

Kuliah di luar negeri merupakan salah satu pilihan studi bagi para lulusan SMU sekarang. Yang dicari apalagi kalau bukan kualitas pendidikan yangKuliah di Luar Negeri lebih baik yang dapat menjamin masa depan pelajar itu nantinya.

Bagi kamu yang memiliki orang tua dengan tabungan dana pendidikan berlebih, kuliah ke luar negeri itu bisa ide bagus. Selain ditempa dengan pendidikan berkualitas prima, kamu juga akan belajar mandiri dan menyesuaikan diri untuk beradaptasi dengan lingkungan yang benar-benar baru.

Kuliah ke Luar negeri identik dengan mahal, terutama di Negara-negara favorit tujuan studi seperti Amerika Serikat dan Inggris biaya kuliah untuk mahasiswa Asia Pasifik bisa mencapai Rp. 2 Milyar hingga lulus program Undergraduate atau S1. Jika ortu kamu ngga kaya-kaya banget, mendingan jangan maksa sekolah di luar negeri, toh universitas dalam negeri ngga kalah kualitasnya. Sebelum kamu mendaftar ke universitas di luar negeri, ada baiknya kamu melihat tips-tips belajar ke luar negeri berikut :

  1. Pastikan paling tidak kamu menguasai bahasa inggris atau bahasa pengantar di universitas tempat kamu mendaftar. Jika tidak, maka akan sia-sialah segala pengorbanan orang tua kamu yang telah mengeluarkan banyak uang untuk studi kamu. Pelajari standar kemampuan berbahasa asing, dan jika kamu belum mencapai standar tersebut mungkin keinginan kamu untuk belajar di luar negeri harus ditunda. Biasanya untuk belajar ke luar negeri kamu harus punya standar IELTS dan TOEFL tertentu. Kursus memperoleh nilai IELTS dan TOEFL tersedia di mana-mana, atau coba hubungi universitas tempat kamu mendaftar, mungkin mereka menunjuk institusi tertentu untuk mengadakan tes IELTS dan TOEFL untuk calon pendaftar.

  2. Tentukan Negara tujuan dengan faktor pendukung seperti biaya kuliah, biaya hidup, budaya, jarak dan lain-lain

  3. Tentukan universitas pilihan kamu yang menyediakan program studi sesuai minat dan bakat kamu, kemampuan akademis serta lama studi. Coba hubungi lembaga pendidikan lewat kontak mereka entah itu email, telepon, website atau lewat jasa konsultan untuk mendapatkan informasi yang lebih jauh terutama mengenai persyaratan masuknya. Periksa pula apakah gelar yang akan kamu peroleh nantinya dapat diakui di Indonesia dan di Negara lain atau tidak, serta apakah kredit yang akan kamu peroleh dapat diakui jika nantinya kamu ingin transfer ke universitas lainnya.

  4. Penuhi syarat-syarat yang dibutuhkan misalnya melengkapi syarat-syarat pendaftar, pengesahan dokumen dan terjemahannya dalam bahasa inggris, permohonan visa pelajar, pembuatan paspor, pengurusan transportasi, dan pembayaran uang sekolah dan biaya lainnya.

  5. Siapkan mental. Di luar negeri itu sangat beda dengan di Negara kita, apalagi nanti disana kamu sendirian. Selain harus beradaptasi dengan cuaca dan budaya yang benar-benar berbeda, kamu juga harus menyiapkan diri kamu untuk belajar dengan keras. Ingat di luar negeri ngga bisa nyontek seperti di Indo lho!

  6. Salah satu hal yang penting juga adalah penyediaan dana. Jika kamu tidak dibiayai orang tua, maka dana dari sponsor sangat kamu butuhkan. Sponsor disini bisa jadi pihak pemberi beasiswa, atau mungkin instansi tempat kamu bekerja atau universitas kamu yang sudah menunjuk kamu untuk lebih mengembangkan diri dengan menuntut ilmu di luar negeri. Sponsor inilah yang akan membiayai kamu entah itu biaya untuk uang kuliah saja atau juga termasuk biaya hidup, tiket dan juga biaya lain-lain.

  7. Kesehatan kamu harus prima terutama saat kamu akan bertolak ke Negara tujuan. Rata-rata Negara tujuan akan menolak untuk memberi visa jika kamu memiliki kondisi fisik yang ringkih, sebab cuaca di Negara tujuan sangat berbeda dan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan kamu.

  8. Kamu harus bebas dari perkara kriminal, karena tidak ada Negara yang mau menerima kriminal masuk ke negaranya.


Pencarian Terpopuler:

mengapa tidak orang tua kamu yang sponsor kamu kuliah di luar negeri?.

Leave a Reply