Archive for Januari, 2008


Remaja bukan melulu berarti masalah. Tidak semua remaja menghabiskan waktunya dengan sibuk jalan-jalan dan bersenang-senang dengan teman-teman sebayanya. Banyak pula remaja masa kini yang sadar akan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Biasanya hal ini terjadi karena faktor lingkungan yang mendukung perkembangan si remaja itu sendiri. Bilamana keluarga dan terutama orang tua sudah menyadari minat dan potensi sang anak semenjak kanak-kanak, maka dengan arahan yang tepat, prestasi pun dapat diraih diusia belia dan remaja.Sebut saja nama penyanyi tenar saat ini, Gita Gutawa.

Terlahir dari keluarga dengan musik yang kental, keluarga komposer terkenal Erwin Gutawa. prestasi remajaGita mulai mendalami musik semenjak dibangku sekolah dasar di kelas dua. Pada tahun 2005 mulailah karirnya sebagai penyanyi dilirik orang banyak saat ia bersama ADA Band berduet menyayikan lagu Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)” – Album: Heaven Of Love (2005)

Contoh lain sebut saja penyanyi dan pemain sinetron berbakat Agnes Monica. Mulai meninggalkan status penyayi ciliknya dengan membintangi sinetron remaja Pernikanan Dini sekitar tahun 2001, si cantik ini mulai mendulang sukses. Berkat kesuksesannya ini Agnes naik daun dan menjadi salah satu artis yang diperhitungkan dan telah memenangkan berbagai penghargaan berkat aktingnya.

Dengan suksesnya di sinetron, Agnes yang mantan penyanyi cilik ini juga sering mengisi soundtrack sinetronnya dan akhirnya merilis album dewasa pertamanya “And the story goes….” Albumnya sukses dan melambungkan namanya dalam kancah industri hiburan Indonesia.
Remaja, bila terarah dengan tepat dan mampu menggali potensi yang terdalam, maka tak diragukan lagi mereka akan sanggup meraih dunia. Masih muda dan waktu masih panjang. Banyak yang bisa diraih dan dicapai.


Pencarian Terpopuler:

remaja dan prestasi, prestasi remaja indonesia, ARTIKEL REMAJA BERPRESTASI, remaja prestasi, remaja berprestasi, remaja indonesia berprestasi, prestasi anak muda indonesia, prestasi remaja saat ini, prestasi remaja masa kini, artikel tentang prestasi remaja.

Dengan adanya keinginan dari para remaja untuk bergaul dengan teman-teman sebayanya, maka tepatlah bila pada masa seperti ini, pertemanan mereka diarahkan pada bentuk organisasi yang bermanfaat.

Dimana mereka bersama-sama belajar demokrasi, mengatur sebuah organisasianti ras, berdiskusi, mengatur suatu kegiatan, dimana pembelajaran itu semua dapat bermanfaat bagi kehidupan mereka saat dewasa. Contoh yang telah sering kita dengar adalah karang taruna. Organisasi ini sebetulnya sangat bermanfaat bagi remaja untuk lebih mengenal lingkungan sekitarnya.

 Melalui organisasi ini, mereka dapat mengetahui siapa-siapa saja yang tinggal di sekelilingnya, bukannya seperti kebanyakan masyarakat di kota-kota besar yang bahkan tidak mengenal tetangganya sendiri. Melalui karang taruna, para remaja selain dapat memperoleh teman-teman dari lingkungannya sendiri, mereka juga dapat belajar bagaimana mengisi waktu luang mereka dengan membuat sesuatu yang lebih baik untuk daerah tempat tinggalnya.

Bersama-sama, mereka akan membuat suatu perbaikan.Tidak hanya melalui karang taruna, melalui klab-klab hobi pun para remaja dapat memperluas wawasan mereka. Sebut saja klub olah raga di sekolah-sekolah. klub remajaMereka dapat belajar akan artinya sportif, perjuangan dan semangat melalui organisasi- organisasi semacam ini. Bagi mereka yang berminat akan film, bergabunglah mereka dengan kelompok pecinta film yang dapat mereka temukan di klab-klab yang terdapat di situs-situs internet.

Pendek kata, usia remaja harus banyak diisi untuk melihat sekeliling dan banyak belajar menghadapi tantangan kehidupan di dunia luar. Melalui organisasilah biasanya hal-hal seperti itu dapat secara nyata terwujudkan.

Bilamana hanya terkungkung dalam kehidupan pribadi semata, ditakutkan perkembangan para remaja akan cenderung menjadi manusia dewasa yang lebih individualis dan enggan untuk berinteraksi pada masyarakat banyak.

Televisi dan media masa lainnya selalu berusaha untuk memenuhi selera pasar saat ini. acara tv asliDengan makin berkibarnya tayangan-tayangan yang berbau remaja, maka banjir pula program-program reality show bertebaran saat ini. Ajang pencarian bakat pun banyak mengusung remaja sebagai sasaran utama. Contoh saja program pencarian bakat dengan bau reality show pertama di indonesia yang pernah tenar yaitu Akademi fantasi yang dipopulerkan oleh Indosiar.

Ajang ini begitu populer masa itu sekitar tahun 2005. dimana para remaja berbondong-bondong mengikuti audisi, rela berjejal-jejalan, bahkan sanggup untuk menempuh perjalanan susah antar pulau hanya untuk dapat ikut audisi AFI saat itu. Nama-nama para finalis akademi yang satu ini pun saat itu begitu digemari dan menjadi idola instant .

Menyusul kiprah anak-anak AFI maka stasiun TV lain mencoba menggali pasar remaja dengan menawarkan program pencarian bakat serupa, seperti Indonesian Idol yang di gawangi stasiun TV RCTI yang mempopulerkan nama-nama di kancah musik remaja Indonesia seperti Delon, Mike, Dirly, Ihsan, Rini dan Yudika.

Kemudian dengan mengusung jenis musik yang berbeda, TPI mencoba ajang pencarian bakat dengan KDI (Kontes dangdut TPI) dan mempopulerkan nama Siti KDI sejak saat itu. Tidak dapat dipungkiri, ajang reality show macam ini begitu menarik perhatian dan minat para remaja yang saat ini tengah bermimpi untuk menjadi bintang.Tidak hanya ajang pencarian bakat lewat suara, maka sebuah ajang kompetisi band pun digelar oleh sebuah stasiun televisi swasta yang banyak diminati anak-anak muda.

Bermunculan group-group band baru dan penyelenggara juga menjanjikan mengurus album baru untuk mereka dan impian tenar lewat dapur rekaman pun mulai terbayang. Bila sebelumnya hanya kategori manggung di acara-acara sekolah atau di ulang tahun teman, maka acara seperti ini membuat mereka menjadi terkenal seantero Indonesia. Bukan mustahil akan setenar dan lain-lain.

Sisi percintaan remaja pun menarik untuk dilirik sebagai sebuah acara reality show yang banyak peminat. Ajang pencarian pacar boleh dibilang paling banyak diminati oleh remaja saat ini. Berlomba-lomba mereka mendaftarkan diti untuk menjadi peserta acara-acara seperti ‘Mak Comblang” atau kontak jodoh. Padahal saat diwawancarai, para peserta seringkali sudah ikut acara seperti itu setelah ‘menjomblo’ hanya beberapa bulan saja, bahkan ada yang baru beberapa minggu!.

Sepertinya alasan utama bukan untuk benar-benar mencari pacar, tetapi hanya untuk dapat tampil di layar kaca dan ditonton banyak orang. Coba saja dilihat dari segi logika biasa, mungkinkah begitu cepat memutuskan menjadi pacar atau kekasih hanya dengan pendekatan satu atau dua hari?

Namun walaupun sedikit jauh dari logika, apa mau dikata, acara seperti ini banyak peminantnya. Belum lagi wajah-wajah para peserta yang rata-rata bukan wajah yang sulit mendapatkan pacar atau jodoh dalam arti sebenarnya.

Disamping acara pencarian pacar, ada juga acara reality show yang mengupas cinta pertama seorang bintang remaja yang baru bersinar di dunia hiburan. Mencari tahu siapa pacar pertamanya, kenapa bisa berpisah, dan diadakan pertemuan kembali dengan segala situasi romantis agar mantan pasangan tersebut mungkin dapat bersatu kembali.

Untuk menarik minat para penonton, iming-iming hadiah juga dijanjikan pihak penyelenggara seperti sejumlah uang pagi penonton yang dapat menebak bagaimana akhrir dari upaya penyatuan kembali sang bintang dengan mantan cinta pertamanya. Cukup menarik dan ringan untuk selingan tontonan.

Yang lebih deg-degan mungkin acar reality show yang mengusung tema backstreet. Ada sepasang remaja yang menjalin cinta tanpa restu. Bisa jadi tanpa restu orang tua, salah satu pihak keluarga, atau bahkan apabila salah satunya masih menjalin hubungan dengan orang lain!. Banyak emosi yang terlibat di sana. Ada pertengkaran, tangisan bahkan sampai perkelahian!

Acara lain yang bisa dibilang serupa dengan acara ini adalah acara Playboy kabel, dimana biasanya sang remaja putri mencari tahu apakah pacarnya adalah tipe peselingkuh. Wah, cukup seru dan ada permainan kucing-kucingan. Pembawa acaranya pun begitu banyak karena seringnya terjadi pertengkaran di lokasi syuting.

cintaPada masa remaja adalah pertama kali mengalami yang namanya pubertas. Mulai merasa tertarik pada lawan jenis, dan masa inilah pertama kali seorang manusia biasanya mengalami jatuh cinta. Pada masa kanak-kanak, mereka terbiasa bermain tanpa melihat adanya perbedaan antara teman yang satu dengan yang lain. Pokoknya asalkan asyik diajak bermain, itu sudah cukup.

Tanpa mengenal rasa malu, mereka tidak perduli apakah yang dihadapinya adalah anak dengan jenis kelamin yang berbeda dengan dirinya. Mau seperti apa, seperti itulah mereka. Tidak ada yang namanya jaga image alias ‘jaim’

Namun, ketika masa remaja datang, dunia menjadi berubah. Teman-teman yang dulu biasa diajak bermain sambil telanjang dada, sekarang nampak berbeda. Anak perempuan merasa malu bila bertemu dengan anak laki-laki, sedangkan yang laki-laki melihat anak perempuan mulai terlihat berbeda dari yang mereka kenal sebelumnya. Dengan adanya perubahan fisik yang mengikuti, maka mulailah mereka merasakan ketertarikan satu dengan yang lainnya.

Rasa tertarik pada masa ini seringkali lebih dilihat dari ukuran fisik. Walaupun tidak dapat dipukul rata seperti itu, namun lebih besar dapat dikatakan kalau manusia pada masa seperti ini melihat dunia dari kasat mata. Begitu mata merasakan keindahan, maka rasa suka mulai muncul, itu yang disebut sebagai “naksir” , seperti istilah gaul masa kini.cupid

Berawal dari perasaan suka yang mengelitik seperti itu, para remaja mendefinisikan perasaannya dengan jatuh cinta. Pengenalan dan rasa penuh excitement membuat mereka merasa ingin selalu dekat dengan yang disuka. Apabila rasa yang sama saling berbalas, maka mereka berani mencoba menyebut hubungannya sebagai pacaran.

Mulai bertukar sms mesra, telpon-telponan setiap hari bahkan hingga larut malam, kadang-kadang pergi berdua ke mall atau nonton bareng, mulai menjadi agenda mereka sehari-hari. Perasaan kasmaran seperti ini seringkali hanya berlangsung sekejap, seiring dengan ketertarikan mata pada object yang berbeda.

Maka dari itu, sulit kiranya dicari remaja pada fase ini yang pacaran serius seperti layaknya orang dewasa. Dalam hitungan bulan, minggu, bahkan hari, status sebuah hubungan antara remaja dapat berubah. Sekarang kenal, besok pacaran, lalu beberapa hari kemudian putus dan jomblo lagi.

Proses pencarian terus berlangsung sekaligus juga si remaja sendiri mencari tahu apa sebetulnya yang dicari dan yang disuka. Karena, pada masa seperti ini, selera seringkali berubah. Terkadang suka dengan gadis putih semampai, kadang suka dengan yang hitam manis dan enerjik, kadang suka dengan yang lembut dan menawan. Begitu pula remaja putri suka jejaka yang tinggi, putih dan jago olahraga (terutama basket), kadang suka yang pintar dan humoris, kadang memilih cowok biasa saja asalkan perhatian.

Akibat gejolak emosi yang masih tidak stabil, hubungan cinta antar remaja biasanya tidak pernah tenang. Penuh dengan lompatan-lompatan emosi. Manakala cemburu, rasanya begitu marah dan sedih bercampur jadi satu. Manakala jatuh cinta begitu terasa dan mudah sekali terlihat oleh siapa saja. Mudah curiga, mudah merasa menyesal, gembira yang tak terhingga yang membuat mereka bahkan sering senyum-senyum sendirian. Tapi kalau sudah patah hati, wah… sedihnya bisa bikin heboh orang sekampung! Menangis dan merasa menjadi manusia paling malang di dunia.

Walaupun penuh dengan gejolak, cinta remaja selalu merupakan pengalaman yang sulit dilupakan oleh manusia manapun. Manakala pertama hati mulai tersentuh cinta, ciuman pertama, kencan pertama, semua pasti masih terngiang dalam memori sampai akhir hayat. Pacar pertama sulit dilupakan, itu kata pepatah.


Pencarian Terpopuler:

pengenalan cinta monyet, cara pengenalan cinta, gejolak jiwa bagi remaja, hubungan cinta remaja, Status Cinta cintaan.